mengkritisi masalah tayangan iklan. Materi ini dipilih karena disadari atau tidak, setiap hari
pikiran kita dijejali dengan berbagai macam iklan. Setiap iklan menyajikan suguhan yang
menarik, menggiurkan, dan terkadang menyesatkan. Tanpa kita sadari pula, iklan yang
kita lihat dan kita dengar mengandung pelecehan terhadap harkat dan martabat manusia.
Bagian isi pidato yang sesuai dengan ilustrasi di atas adalah ....
A. Pada kesempatan ini, perkenankanlah saya berbicara mengenai tayangan iklan di
televisi dan bahayanya bagi masyarakat. Setiap hari kita dijejali dengan iklan yang
menawarkan berbagai produk barang dengan suguhan yang menarik, tetapi di balik itu
semua kita tidak menyadari dampak yang ditimbulkan bagi pikiran dan jiwa kita.
B. Bapak Ibu guru yang saya muliakan, dan teman-teman yang berbahagia,
Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita, semoga rahmat Tuhan Yang Maha Esa
senantiasa terlimpah kepada kita semua. Pertama saya ucapkan terima kasih kepada
panitia yang telah memberi kesempatan kepada saya untuk membahas masalah
tayangan iklan yang kian hari kian semarak dan terkadang kelewatan.
C. Bapak Ibu yang saya hormati dan teman-teman yang saya sayangi,
Agaknya setelah kita bahas bersama, kita sekarang sudah maklum, bahwa tayangan
iklan yang setiap hari kita lihat dan kita dengar ternyata banyak yang menyesatkan. Di
samping itu, tayangan iklan yang setiap hari kita lih-tterdapat unsur pelecehan
terhadap nilai-nilai kemanusiaan atau yang sering disebut dehumanisasi.
D. Bapak Ibu yang saya hormati dan teman-teman yang berbahagia. Salah satu bentuk
iklan yang paling banyak dipergunakan untuk menawarkai barang terutama barang
mewah berangkat dari peta mental yang menyesatkan ini: "Anda adalah apa yang anda
pakai" atau "Anda adalah apa yang Anda miliki" sebagai contohnya produk pakaian
bermerek atau berkelas atau berbunyi "You are what you wear", produk makanan
berbunyi "You are what you eat" atau iklan produk kosmetik berbunyi "Karena Anda
begitu berharga, begitu juga saya" (maka pakailah kosmetik ini). Secara tidak langsung
kita manusia disamakan dengan barang, Anda adalah yang Anda kenakan, Anda
adalah yang Anda makan, Anda menjadi berharga jika menggunakan kosmetik ini.
Inilah yang saya maksudkan iklan yang menyesatkan, iklan yang merendahkan harkat
dan martabat manusia.
Jawaban:
D. Bapak Ibu yang saya hormati dan teman-teman yang berbahagia. Salah satu bentuk
iklan yang paling banyak dipergunakan untuk menawarkai barang terutama barang
mewah berangkat dari peta mental yang menyesatkan ini: "Anda adalah apa yang anda
pakai" atau "Anda adalah apa yang Anda miliki" sebagai contohnya produk pakaian
bermerek atau berkelas atau berbunyi "You are what you wear", produk makanan
berbunyi "You are what you eat" atau iklan produk kosmetik berbunyi "Karena Anda
begitu berharga, begitu juga saya" (maka pakailah kosmetik ini). Secara tidak langsung
kita manusia disamakan dengan barang, Anda adalah yang Anda kenakan, Anda
adalah yang Anda makan, Anda menjadi berharga jika menggunakan kosmetik ini.
Inilah yang saya maksudkan iklan yang menyesatkan, iklan yang merendahkan harkat
dan martabat manusia.
[answer.2.content]